Menjawab kebutuhan para fotografer profesional papan atas terhadap kamera berkecepatan tinggi dengan hasil foto maksimal, Datascrip beberapa waktu lalu merilis pratinjau (preview) kamera DSLR Canon EOS-1D X di Indonesia.
Seri Canon EOS-1D memang sejak lama dikenal sebagai produk unggulan (flagship) dari jajaran kamera DSLR Canon. Sejak kemunculan pertamanya tahun 2001, Canon EOS-1D telah mengalami suksesi dengan model 1Ds, 1Ds Mark III, 1D Mark IV, sampai yang terbaru, 1D X.
Canon EOS-1D X merupakan kamera DSLR bersensor full-frame tercepat di dunia. Produk inimengusung sensor CMOS 18,1MP berukuran full-frame 35mm dengan kecepatan pengambilan foto hingga 14 bingkai per detik (fps), disertai prosesor dual DIGIC 5+ sehingga hasil foto di ISO yang sangat tinggi pun minim noise.
Diperkirakan, Canon EOS-1D X baru akan masuk ke pasar Indonesia pada kuartal pertama 2012. Belum ada keterangan resmi mengenai harga yang dipatok. Sebagai gambaran, Canon membanderol EOS-1D X (body only) di Amerika Serikat senilai US$6800 atau sekitar Rp59 juta.
Harga tersebut memang sangat mahal, tapi rasanya sepantar dengan feature dan kelebihan utama yang dimilikinya, antara lain:
- - Sensor EOS-1D X memiliki rasio signal-to-noise (S/N) istimewa dengan ukuran pixel pitchlebar 6,95μm.
- - Berkat sensor dan prosesor yang canggih, kejernihan hasil foto dari EOS-1D X pada ISO 51.200 sebanding dengan hasil foto di ISO 12.800 pada EOS-1D Mark IV sehingga pengaturan ISO EOS-1D X dapat dinaikkan hingga ISO 204.800.
- - Fungsi Real-Time Chromatic Aberration Correction memungkinkan pemprosesan gambar RAW dan koreksi distorsi lensa (di fungsi RAW processing) langsung di kamera,
- - Sistem Auto Focus yang memiliki 61 titik AF Reticular High Density dengan 41 titik cross-type yang sensitif terhadap bukaan f/4.0 sehingga pengguna dapat menikmati kecepatan AF yang optimal.
- - Shutter-release lag yang begitu singkat, hanya 36 milidetik, cocok untuk mengimbangi kecepatan seorang fotografer olahraga atau aksi cepat.
- - Feature Quad Active Mirror Stopper yang dilengkapi dengan sistem bounce lock dan keseimbangan ganda sehingga dapat mengurangi bouncing cermin secara langsung.
- - Dengan prosesor Dual DIGIC 5+ dan sistem CMOS sensor yang baru, penyimpangan warna dan moiré yang muncul dalam adegan dengan garis horizontal halus berkurang drastis. Perekaman video dengan ISO tinggi pun semakin bebas dari noise.
- - Metode kompresi IPB mampu merekam lebih lama dengan ukuran file yang lebih kecil dan kualitas optimal.
- - Unit rana (shutter) terbaru memiliki daya tahan hingga 400.000 kali jepretan. Untukpertama kalinya, digunakan tirai rana elektronik untuk pengoperasian yang lebih tenang saat menggunakan fungsi live view.
- - Kekokohan rangka unit dari bahan mangnesium alloy dan gelombang Ultrasonic Wave Motion Cleaning (UWMC) yang secara efektif menghilangkan partikel kecil yang mengganggu dari sensor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar